Translate

Selasa, 22 Oktober 2013

Pengelolaan Administrasi Kas dan Bank

Dalam pengertian sehari-hari yang dimaksud dengan Kas (Cash) adalah sebatas uang kertas maupun uang logam yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Sedangkan dalam Standar Akuntansi Keuangan menyatakan bahwa yang dimaksud dengan kas ialah alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan umum perusahaan. Dengan demikian yang dimaksud kas dalam pengertian akuntansi meliputi uang kertas maupun uang logam dan benda-benda lain yang mempunyai sifat seperti uang. Adapun sesuatu dapat dikatakan kas apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :

·         Diakui secara umum sebagai alat pembayaran yang sah
·         Dapat digunakan setiap saat bila diperlukan
·         Penggunaannya bersifat bebas
·         Diterima sesuai nominalnya pada waktu diuangkan

Dari uraian di atas, maka yang termasuk dalam golongan kas antara lain :

·            Mata uang dalam negeri, yaitu Rupiah yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia ( BI )
·            Mata uang asing yang dikeluarkan oleh negara lain, misalnya ; US dollar, Yen, Mark, dll
·            Demand deposit, yaitu simpanan di bank yang setiap waktu dapat diambil kembali
·            Cek sebagai pembayaran yang diterima dari pihak lain
·            Trevelers Check ( Cek Perjalanan)
·            Chasirs Check ( Kasir Cek)
·            Wesel Pos

Ada beberapa yang secara sepintas nampak sebagai golongan kas namun tidak dapat digolongkan sebagai kas, antara lain :

·            Uang yang disisihkan untuk tujuan tertentu
·            Cek mundur
·            Cek kosong
·            Persediaan prangko
·            Deposito berjangka
·            Rekening giro pada bank di luar negeri yang tidak dapat segera dipakai

KELENGKAPAN PENGELOLAAN KAS BANK 

Kegiatan utama yang berhubungan dengan kas meliputi tiga kegiatan, yaitu : Penerimaan Kas, Pengeluaran Kas, dan Penyimpanan Kas. Pengelolaan kas yang dilakukan perusahaan mungkin berbeda-beda, namum pada dasarnya akan mengarah kepada pengawasan kas yang bertujuan untuk keamanan kas dari penyelewengan ataupun kecurangan-kecurangan yang mungkin terjadi. Oleh karena itu dalam rangka pengelolaan kas perlu dipahami lebih dahulu tentang Prosedur Penerimaan Kas, Prosedur Pengeluaran Kas, serta selanjutnya menentukan bahan dan alat yang diperlukan.

Prosedur Penerimaan dan Pengeluaran Kas Bank
Sebelum membicarakan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas lebih lanjut terlebih dahulu kita lihat apa yang dimaksud prosedur dalam lingkup akuntansi.
Prosedur adalah suatu urutan kegiatan kralikal yang melibatkan beberapa orang dalam satu departemen atau lebih, yang dibuat untuk menjamin penanganan secara seragam transaksi perusahaan yang tejadi berulang-ulang.
Kegiatan klasikal itu sendiri adalah kegiatan untuk mencatat informasi dalam formulir, buku jurnal, buku besar, dan buku lainnya, meliputi :
·            Menulis
·            Menggandakan
·            Menghitung
·            Memberi kode
·            Mendaftar
·            Memilih memindah
·            Membandingkan

Bahan dan Peralatan Dalam Pengelolaan Kas Bank
Bahan dan peralatan yang dibutuhkan dalam pengelolaan kas bank secara akuntansi manual, antara lain :
·            Bukti penerimann dan Pengeluaran Kas
·            Buku jurnal penerimaan kas dan buku jurnal pengeluaran kas.
·            Buku kas kecil
·            Alat tulis kantor ( pulpen, pensil, penggaris dll)
·            Kalkulator atau alat hitung lain
·            Rekening koran dari bank
·            Formulir-formulir laporan

Sabtu, 12 Januari 2013

Permainan ToD


Apa itu ToD di Twitter ? Ada yang belum tahu arti dari ToD ? Sebenarnya permainan ToD bisa dibilang sudah cukup lama. Seiring berputarnya waktu, akhir-akhir ini kembali menjadi populer di dunia maya, salah satunya Twitter. Namun walaupun begitu, ternyata masih banyak diantara kita yang belum mengetahuinya. 

ToD yang merupakan kepanjangan dari Truth or Dare ( jujur atau berani ) adalah sebuah permainan "ekstrim" yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi Anda. Ekstrim yang dimaksud disini bukanlah hal yang menguras tenaga ataupun berbahaya, tapi akan menantang kepribadian dan mental kita.

Contoh sebuah permainan ToD yaitu ketika kita disuguhkan 2 buah pilihan, menjawab segala pertanyaan dengan jujur atau harus melakukan apapun yang disuruh. Sungguh sebuah pilihan yang benar-benar menguji kepribadian dan mental karena kita tidak bisa menolak ketika mendapatkan giliran dalam permainan ToD.

Adapun hasil dari permainan ToD baik itu jawaban atau tindakan, tentunya tidak boleh diketahui oleh orang lain. Sebelum permainan ToD dimainkan, ada baiknya kita melaukan kesepakatan bersama agar rahasia dari hasil permainan ToD tetap terjaga dan tidak diketahui oleh orang lain yang tidak memainkannya. Kepanjangan dari ToD pernah diangkat dalam sebuah film yang berjudul Truth or Dare.

Permainan ToD pastinya akan semakin seru dikala sesorang lagi galau. Bagaimana, pilih jujur atau berani ?

Senin, 12 November 2012

Belajar Gambar

Baby Pluto
You're so arogant

Hikaru's Go


Power Puff Girls

Anime...
Good Charlotte vs. Avril Lavigne
This Is Me :)

Kimono

Jerry Mouse

Kamis, 08 November 2012

KARYA ILMIAH PENGARUH DETERJEN TERHADAP IKAN HIAS







Kata Pengantar

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas petunjuk dan bimbingan-Nya sehingga pembuatan karya ilmiah ini dapatdiselesaikan meskipun masih dalam bentuk yang sangat sederhana.
Karya ilmiah ini dibuat dengan maksud dan tujuan memberikan informasi kepada pembaca tentang ikan hias, menambah wawasanbagi penulis mengenai pengaruh jenis air terhadap ikan hias, serta untuk memenuhi tugas dari guru yang bersangkutan.
Selama proses pembuatan karya ilmiah ini, penulis menemui beberapa hambatan dan kesulitan, karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman penulis tentang karya ilmiah. Namun,berkat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak hambatan dan kesulitan itu dapat diatasi.
Seperti peribahasa,tak ada gading yang tak retak. Karya ilmiah ini tentu masih banyak kekurangannya. Maka dari itu, penulis dengan hati terbuka menerima saran dan kritik yang bersifat membangun demi baiknya karya ilmiah berikutnya.
Akhirnya, betapa pun kecilnya mudah-mudahan karya ilmiah ini dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi pembaca.

Bekasi, 20 September 2012


Penulis


Daftar isi
Kata Pengantar ......................................................................................................... 2
Daftar Isi .................................................................................................................. 3
Bab I Pendahuluan
1.1  Latar Belakang ............................................................................................. 5
1.2  Rumusan Masalah ........................................................................................ 5
1.3  Tujuan Penelitian ......................................................................................... 5
1.4  Manfaat Penelitian ....................................................................................... 5
Bab II Tinjauan Pustaka
2.1  Tinjauan Pustaka .......................................................................................... 6
2.2  Hipotesis ...................................................................................................... 6
Bab III Metode Penelitian
3.1  Jenis Penelitian ............................................................................................ 7
3.2  Populasi Dan Sampel ................................................................................... 7
3.3  Variabel Penelitian ....................................................................................... 7
3.4  Definisi ........................................................................................................ 7
3.5  Lokasi Dan Waktu Penelitian ....................................................................... 7
Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan
4.1  Hasil Penelitian ............................................................................................ 8
4.2  Pembahasan ................................................................................................. 8

Bab V Kesimpulan Dan Saran
5.1  Kesimpulan .................................................................................................. 9
5.2  Saran ............................................................................................................ 9
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................. 10


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Ikan hias cukup dikenal oleh masyarakat sebagai hiasan aquarium. Perkembangan ikan hias di Indonesia mengalami kemajuan yang terus meningkat, terutama ikan hias air tawar asli Indonesia. Dari sekian banyak jenis ikan hias, tidak semuanya telah dapat dibudidayakan. Dalam menternakkan ikan hias harus diperhatikan bahwa masing-masing jenis mempunyai sifat dan kebiasaan hidup yang berbeda-beda, misalnya dalam cara pemijahan, bertelur ataupun menyusun sarangnya.
1.2 Rumusan Masalah
Penelitian ini mempunyai rumudan masalah :
“Apakah ada pengaruh air terhadap
Perkembangan ikan hias?”

1.3 Tujuan Penelitian
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui perbedaan antara perkembangan ikan yang hidup di air bersih dan yang hidup di air deterjen. Dengan penelitian ini kami juga ingin mengetahui apakah benar ikan yang hidup di air bersih dapat berkembang dengan baik, dari pada ikan yang hidup dengan air deterjen.


1.4 Manfaat Penelitian
Dari penelitian ini diharapkan perkembangan ikan hias yang hidup di air bersih dapat berkembang dengan baik, dan kita bisa membudidayakan ikan tersebut.


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Tinjauan Pustaka
 a.Jenis Air
1. Air bersih 
Merupakan air yang biasa digunakan sehari hari dan masihbersih yang belum tercampur olel limbah.
2. Air deterjen
Merupakan air bersih yang telah digunakan untuk mencuci pakaian, sehingga air ini bercampur dengan kotoran yangterdapat pada pakaian.
b.Ikan hias
            Ikan yang biasanya dipelihara , biasanya di taruh didalam akuarium.
2.2 Hipotesis
  Ho = Tidak ada pengaruh larutan detergent terhadap kondisi fisik ikan.
  H1  =  Ada pengaruh larutan detergent terhadap kondisi fisik ikan.


BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.
3.2 Populasi dan Sampel
a.      Populasi : semua jenis ikan
b.      Sampel : Ikan Hias
3.3 Variabel Penelitian
a.Variabel bebas : penempatan air
b.Variabel terikat : perkembangan ikan hias
3.4 Definisi
a.Jenis Air
1.Air bersih
2.Air deterjen
b.Ikan Hias
Pengertian ikan adalah binatang betulang belakang yang hidup di air dan bernafas dengan insang. Dalam fakta hewan vetebrata yang paling tua. Dalam pengetahuan kita kehidupan ikan sejak 430 juta tahun lalu. Ikan terbagi atas jenis ikan air tawar dan ikan laut. Ikan air tawar juga masih bias dibagi menjadi 2 yang bias dikomsumsi dan di pelihara

3.5 Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan mulai 06 Oktober 2012, berlokasi di ruang kelas peneliti.


BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian
Waktu
Ikan dalam air bersih
Ikan dalam air deterjen
17:00:00
Ikan bergerak lincah dan sehat
Ikan berenang dengan lincah
17:01:23
Ikan bergerak lincah dan sehat
Ikan berenang mulai melambat
17:03:32
Ikan bergerak lincah dan sehat
Insang ikan berdarah
17:05:02
Ikan bergerak lincah dan sehat
Ikan mati


4.2 Pembahasan
            Pemberian variabel bebas pada kedua ikan di atas
a.Ikan dalam air bersih
Perkembangan pada ikan di air bersih menunjukkan : 
1.      Mata ikan sehat
2.      Bergerak dengan lincah
3.      Insang ikan sehat
4.      Dapat berkembang dengan baik

b.Ikan dalam air deterjen
    Perkembangan pada ikan di air deterjen menunjukkan :
1.      Mata ikan merah
2.      Bergerak dengan lambat
3.      Insang ikan mengeluarkan darah
4.      Tidak dapat berkembang dengan baik, sehingga ikan dapat mati



BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Jadi dapat penulis simpulkan bahwa larutaan detergent sangat berpengaruh sekali terhadap kondisi fisik ikan yang dapat menyebabkan ikan tersebut melemah bahkan hingga mati.
5.2 Saran
Saran yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca yaitu :
Ø  Jangan terlalu banyak menggunakan limbah rumah tangga (larutan detergen) karna sangat berpengaruh terhadap biotic air.  
Ø  Untuk para peneliti selanjutnya di harapkan dapat membuah kan hasil yang lebih baik dari sebelumnya


DAFTAR PUSTAKA